Tuhan betapa beruntungnya aku mempunyai kekasih seperti dia, yang selalu
sabar menghadapi sikapku yang kekanak-kanakan ini, egois, suka menuntut
bahkan aku sering membuatnya marah, tapi dia selalu memaafkan aku dan
masih baik bahkan masih menyayangiku. Aku sadar diri aku memang bukan
kekasih yang baik yang sempurna untuknya, aku sadar aku sering
mengecewakan dia, Beri dia kemudahan ya Tuhan dalam setiap langkahnya.
Ingin rasanya aku membahagiakan dia saat dia disisiku, tapi apalah
dayaku, aku selalu tidak bisa melakukannya, terkadang aku sedih dengan
itu semua, aku tidak bisa membalas sikap baiknya yang ia berikan padaku.
Aku ingin buat dia selalu tersenyum saat denganku, tapi mengapa begitu
susah?? ajari aku Tuhan...agar aku bisa membahagiakan orang yang aku
sayangi...
ingin rasanya waktu yang ada ini saat ia pulang ingin aku selalu
bersamanya setiap hari, tapi aku tidak ingin egois karena dia bukan
hanya milikku dia juga mempunyai kedua orangtua, saudara dan teman, dia
harus berbagi waktunya untuk mereka dalam 1 minggu ini, Tuhan aku ingin
sekali memeluknya dan mengatakan bahwa aku sangat merindukan dan
menyayanginya selama ini.
Dari semua orang yang pernah menjalin hubungan denganku hanyalah dia
yang paling aku sayangi dia satu-satunya orang yang benar-benar bisa
masuk dalam hatiku yang tidak bisa tergantikan oleh siapapun, karna
sikapnya yang aku sukai yaitu apa adanya adan dapat memimpinku.
Tuhan ijinkan aku menyayanginya, satukanlah hati kami, aku ingin dia
menjadi imamku kelak karena aku merasa nyaman, tenang dan aku merasa
terlindungi saat aku didekatnya...
Untuk kekasihku maafkan segala sikapku yang selalu membuatmu kesal, aku
memang bukanlah wanita yang sempurna tapi aku ingin berusaha semampuku
untuk menjadi yang terbaik bagimu agar aku bisa membahagiakanmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar